Ketua Fraksi PDI Perjuangan: Memberikan Pelayanan itu Merupakan Prioritas

  • Bagikan

Kab. Bandung – Masyarakat memilih karena percaya dengan kemampuan dan potensi yang dimiliki, selanjutnya bagaimana yang dipercaya itu bisa melayani dan memberikan pengabdian yang hakiki agar tidak memudarkan kepercayaannya tersebut.

Selanjutnya bagaimana melayani dan memberikan pengabdian kepada masyarakat, memang tidak semua bisa dilaksanakan dengan maksimal. Sebab seseorang yang dipercaya itu pasti ada keterbatasan.

Tapi janganlah masalah kekurangan itu, dikatakan Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Bandung, M. Luthfi Hafiyyan, untuk dijadikan alasan tidak bekerja atau berkarya. “Tetap berusaha baik walau bukan yang terbaik, karena melayani dan memberikan pengabdian merupakan salah satu cara merealisasikan kepercayaan masyarakat,” katanya melalui telepon, Minggu (19/9/2021).

Bacaan Lainnya
H. Harjoko: Dikpol tidak Dominan di Era Keterbukaan Informasi

Legislator yang akrab disapa Kang Upi itu, menambahkan, janganlah sampai menunda untuk berbuat. Selama mampu untuk dilakukan, maka kerjakanlah dengan penuh pengabdian agar bisa lebih meningkatkan komunikasi yang harmonis.

Keinginan masyarakat memang tidak selamanya bisa dijadikan prioritas dalam setiap pekerjaan, lanjut dia, namun kalau terjadi kedekatan dan tumbuhnya rasa saling memahami, akan tercipta kebersamaan dan kegotongroyongan dalam setiap kegiatan yang akan dilakukan.

Bacaan Lainnya
PDIP Tolak Wacana Jabatan Presiden Tiga Periode

Dengan selalu berkonsentrasi pada pelayanan, dia mengemukakan, akan ada kemudahan dalam setiap kegiatan, “Karena kita memang pelayan masyarakat, jadi kewajiban kita untuk bisa memberikan pelayanan yang maksimal,” ujarnya.

Jangan ragu untuk berbuat, ungkap dia, karena keraguan hanya akan menghalangi kinerja. Tetaplah bersama dalam keharmonisan, dengan rasa saling membutuhkan dan saling mengisi yang didasari rasa percaya. Insya Alloh kesejateraan dan peningkatan perekonomian masyarakat akan terdongkrak dengan segera. ***/YG

  • Bagikan