Bupati Way Kanan Raden Adipati Surya Pimpin Rapat Zoom Meeting Hasil dan Evaluasi PPKM Mikro, Sampaikan 8 Poin Perintah Gubernur

  • Bagikan

MATAGARA.ID, Way Kanan – Bupati Way Kanan Raden Adipati Surya bersama Forkompida serta diikuti para Kepala OPD dan para Lintas Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat menggelar Rapat Zoom Meeting Evaluasi Hasil Monitoring dan Evaluasi PPKM Mikro, sekaligus Penandatangan Kesepakatan Bersama untuk Penegakan Protokol Kesehatan (Prokes) di Kabupaten Way Kanan. Senin (09/08/2021).

Dalam Sambutannya Bupati menyampaikan, dari paparan gubernur Lampung pada rapat evaluasi PPKM 6 Agustus kemarin, secara umum menjelaskan situasi covid di Provinsi Lampung belum sepenuhnya dapat dikendalikan, bahkan dalam satu minggu terakhir terjadi peningkatan kasus positif konfirmasi covid-19 dan peningkatan kasus positif konfirmasi covid-19 yang meninggal.

Update Zona Merah dari Satgas Pusat, Zona merah ada 13 Kabupaten/kota. Sedangkan untuk Zona Orange ada di 2 (dua) Kabupaten/kota, yaitu Kabupaten Way Kanan dan Kabupaten Mesuji.

“Saat ini Provinsi Lampung sudah pada posisi Zona Merah. Perkembangan Kasus pertanggal 5 Agustus 2021: Kasus konfirmasi 37.816 kasus, Kasus sembuh 28.521 kasus (75,42 persen), Kasus meninggal 2.474 (CFR:6,54 persen), Kasus aktif 6.821 (18,04 persen),” kata Bupati.

Bupati menerangkan, dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 9 tahun 2021 tentang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat level 3, level 2 dan level 1 serta mengoptimalkan posko penanganan corona ditingkat desa/kampung dan kelurahan untuk mengendalikan penyebaran virus corona.

“Di wilyah Lampung sendiri ada 14 Kabupaten/Kota yang masuk level 3 termasuk Kabupaten Way Kanan diperpanjang dari tanggal 3 s/d 9 Agustus 2021,” ujarnya.

Dari paparan Gubernur Lampung itu lanjutnya, diminta kepada Bupati/Walikota melaksanakan 8 point, yakni

  1. Bupati/Walikota serta Forkopimda dan instansi terkait untuk turun lansung ke masyarakat melakukan monitoring, pemantauan, evaluasi terhadap proses dan pelaksanaan PPKM Mikro dari tingkat desa/kampung, kecamatan sampai dengan tingkat Kabupaten.
  2. Melakukan secara periodik perkembangan yang terjadi terhadap penyebaran dan penanganan covid-19 di masing-masing Kabupaten/kota kepada Satgas Covid Provinsi Lampung.
  3. Melakukan upaya-upaya untuk percepatan pemulihan ekonomi disetiap Kabupaten/kota.
  4. Apabila vaksin telah datang atau telah dikirim ke Kabupaten/kota untuk segera dilakukan proses vaksin kepada masyarakat dan melaporkan perkembangan pelaksanaan vaksin di Kabupaten/kota.
  5. Terkait dengan realisasi dana insentif bagi petugas medis untuk segera direalisasikan bagi petugas kesehatan Kabupaten/kota.
  6. Memantau/monitoring penggunaan anggaran refokusing setiap Kabupaten/kota. Sehingga benar-benar menjamin untuk mendukung pengendalian covid di Kabupaten/kota.
  7. Melakukan penindakan penerapan/penegakan Perda Nomor 3 tahun 2021, bagi pelanggar yang tidak mematuhi atau menerapkan protokol kesehatan.
  8. Dinas PMD/PMK Kabupaten harus melakukan pembinaan kepada pemerintah desa/kampung guna terlaksananya PPKM Mikro yang didukung dengan dana desa.

“Dari paparan singkat ini saya berharap agar kita semua kita sama-sama saling bahu-membahu melaksanakan tugas dan tanggungjawab kita dalam pecegahan dan penangan masalah-masalah covid di Kabupaten Way Kanan,” harap Bupati.

“Selain itu, saya menghimbau agar kita senantiasa mematuhi protokol kesehatan 5M yaitu mencuci tangan, mamakai masker, menjaga jarak, menjauhi kerumunan dan mengurangi mobilitas untuk mencegah penularan dan penyebaran virus corona di Kabupaten Way Kanan,” tambahnya.

  • Bagikan